Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Makalah Geografis Negara Mesir

Makalah Geografis Negara Mesir 

Makalah Geografis Negara Mesir
Makalah Geografis Negara Mesir

 Makalah Geografis Negara Mesir, Halo sobat belajar, Kali ini saya akan membagikan makalah negara mesir hasil karya sendiri dengan browsing di internet dan mencari berbagai sumber yang ada sehingga jadilah makalah ini. selamat membaca !

Latar Belakang Negara Mesir

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik,  militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada  di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu  sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan  berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat,  memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat  sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. 

Mesir atau Republik Arab Mesir adalah negara sosial demokrasi berbentuk  republik, dengan kepala negara seorang presiden. Secara geografis, Mesir merupakan salah satu negara yang berada di wilayah Afrika Utara dengan iklim  yang panas. 

Namun, apabila dilihat dari sudut sejarah dan kebudayaannya, Mesir merupakan bagian dari Asia Barat. Kebudayaan Mesir didominasi oleh  kebudayaan Islam yang kental, bahkan dijadikan sebagai penghasil peradaban  Islam bagi bangsa Arab. 

Rumusan Masalah 

Adapun yang menjadi rumusan masalah makalah negara mesir  adalah: 
  1. Bagaimana bentuk pemerintahan dan penduduk di Mesir? 
  2. Bagaimana keadaan alam dan vegetasi serta margasatwa di Mesir? ∙ 
  3. Bagaimana hubungan kerjasama Mesir dengan Indonesia? 

Tujuan Penulisan 

Adapun tujuan penulisan makalah peradaban mesir kuno ini sebagai berikut:
  1. Mengetahui lebih lengkap mengenai Negara Mesir. 
  2. Mengetahui bentuk pemerintahan dan kepadatan penduduk di Mesir ∙ 
  3. Mengetahui hubungan kerjasama Mesir dengan Indonesia.

Pembahasan Geografis Negara Mesir

Bendera dan Lambang Negara Mesir 

Bendera Mesir 

Mesir memiliki bendera nasional dengan tiga warna horizontal, merah-putih hitam dengan lambang di tengah berupa elang emas. Bendera ini memiliki rasio 2  banding 3.Bendera Mesir saat ini berlaku sejak tahun 1984, dan berasal dari  bendera serupa yang diperkenalkan tahun 1952 oleh Gerakan Perwira Bebas (Free  Officer Movement). Gerakan yang dipimpin Gamal Abdul Nasser ini  menggulingkan pemerintah Kerajaan Mesir dan Raja Farouk dalam Revolusi  1952. 

Tiga warna ini diberikan simbolisme oleh Gerakan Perwira Bebas sebagai  lambang revolusi dan pembebasan. Pada bagian putih terdapat hiasan Elang  Salahudin Al Ayubi, yang mendirikan Dinasti Ayyubiyah yang berbasis di Kairo,  Mesir pada tahun 1171 M. Bendera Mesir saat ini menggantikan Bendera  Kerajaan Mesir yang lama, yang berupa bendera hijau dengan tiga bulan sabit,  yang menggambarkan tiga wilayah Kerajaan, yaitu Mesir, Nubia, dan Sudan. 

Lambang Negara Mesir 

Lambang negara Mesir adalah elang emas dengan  kepala menghadap kanan. Lambang ini disebut  
"Elang Salahuddin" dengan cakar tengah   menggenggam pita bertuliskan nama resmi negara  .ال عرب ية م صر جمهوري ة :Arab Bahasa Mesir

Bahasa dan Agama di Mesir 

Bahasa Negara Mesir 

Bahasa Mesir adalah bahasa Afro-Asia yang sangat erat hubungannya dengan  bahasa Berber, bahasa Semit, dan bahasa Beja. Bahasa ini bertahan sampai abad  ke-5 Masehi dalam bentuk bahasa Demotik dan sampai abad ke-17 Masehi dalam  bentuk bahasa Koptik. Catatan tertulis dengan bahasa Mesir dari tahun 3200 SM,  membuatnya menjadi bahasa tertua yang ditulis.  

Bahasa nasional Mesir saat ini adalah bahasa Arab, yang menggantikan bahasa  Koptik secara bertahap sebagai bahasa sehari-hari selama berabad-abad setelah  penaklukan Islam atas Mesir. Koptik masih digunakan sebagai bahasa liturgi oleh  Gereja Ortodoks Koptik dan Gereja Katolik Koptik, serta menjadi bahasa ibu  untuk sejumlah orang. 

Agama di Mesir 

Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi,  adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan.  Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi  Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara  mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah  keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk  memberikan fatwa untuk masalah agama. 

90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian  juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama  Kristen; 78% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan  Protestan Koptik). Gereja Kristen Koptik memiliki keunikan dari denominasi  Kristen lainnya, karena, seperti Kristen Asiria, mereka masih menggunakan  bahasa kuno yang dulu mendominasi daerah mereka sebagai bahasa liturgi, dalam  hal ini bahasa Mesir dalam bentuk Koptik.

Keadaan Alam Mesir 

Letak dan Luas Negara Mesir

Mesir terletak pada 25ºBT- 36ºBT dan 22ºLU–32ºLU.. Secara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara dengan posisi sebagian negaranya menghadap Laut  Mediterania dan Laut Merah. Negara ini berbatasan di utara dengan Laut  Mediterania, di sebelah barat dengan Libya, di sebelah selatan berbatasan dengan  Sudan, dan di sebelah timur dengan Laut Merah. Luas wilayah mencapai  1.500.000 km². Mesir memiliki Terusan Suez diresmikan pada tahun 1869 dan  dibangun atas prakarsa seorang 

Bentang Alam 

Negara dengan ibukota Kairo ini dibagi menjadi lima kawasan utama, yaitu  Lembah Nil, Delta Nil, Gurun Barat, Gurun Timur, dan Semenanjung Sinai.  Untuk letak astronomis Mesir yaitu pada 22 °LU – 31°LU dan 25°BT – 36°BT.  Dan secara geografis Mesir terletak di tepi Laut Merah dan Laut Mediterania.  Luas wilayah sebesar 997.739 km2 dibandingkan dengan luas negara Indonesia  yang luasnya 1.906.240 km2. Berarti luas negara Mesir lebih sempit dibandingkan  dengan luas negara Indonesia. Dengan batas-batas wilayahnya adalah sebagai  berikut: 
  •  Sebelah utara berbatasan dengan Laut Tengah. 

  • Sebelah selatan berbatasan dengan Sudan. 

  • Sebelah timur berbatasan dengan Laut Merah. 

  • Sebelah barat berbatasan dengan Libya.

Iklim Negara Mesir

Berdasarkan letak lintangnya, sebagian besar wilayah Mesir berada pada daerah  subtropis. Dengan demikian, tipe iklim yang ada di Mesir adalah iklim subtropis  arid / kering. Perbedaan antara musim panas dengan musim dingin sangat besar. 

Musim panas di Negara Mesir terjadi pada bulan Mei – Oktober dengan suhu rata rata 31o C pada siang hari dan 15o C pada malam hari. Musim dingin terjadi pada  bulan November – April dengan suhu berkisar antara 11o C – 18o C. Hujan  biasanya terjadi pada musim ini, dengan curah hujannya hanya berkisar antara 100  – 200 mm dalam satu tahun. 

Di Mesir sering terjadi juga angin badai. Angin badai tersebut kering dan berdebu.  Angin itu bertiup dari Gurun Sahara menuju ke Delta Sungai Nil. Angin ini  disebut khamsin. Peristiwa angin badai terjadi antara April – Mei. Angin ini  berpengaruh buruk terhadap tanaman di Delta Sungai Nil. 

Flaura Dan Fauna Mesir 

Flaura 

Bunga-bunga adalah elemen utama dari dekorasi nazar dan persembahan untuk  budaya Mesir.Peradaban ini didedikasikan untuk mengolah mereka dengan hati-hati dan itulah sebabnya saat ini beberapa di antaranya berfungsi untuk  mengidentifikasi flora negara itu. 

Adapun bunga Negara Mesir antara lain bunga lili, teratai, dan jasmine 

Fauna 

Karena suhu tinggi dan dominasi gurun, di Mesir tidak ada banyak spesies hewan. Fauna: burung ibis, buaya Nil, elang Mesir, kuda Nil, gerbil, jerboa, gazelle,  kobra, flamingo. 

Politik Negara Mesir


Mesir berbentuk republik sejak 18 Juni 1953, Mesir adalah negara pertama yang  mengakui kedaulatan Indonesia. Muhammad Husni Mubarak telah menjabat  sebagai Presiden Mesir selama lima periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah  pembunuhan Presiden Muhammad Anwar Sadat. Selain itu, ia juga pemimpin  Partai Demokrat Nasional. Perdana Menteri Mesir, Dr. Ahmad Nazhif dilantik  pada 9 Juli 2004 untuk menggantikan Dr. Athaf Ubaid. 

Kekuasaan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara  teoretis, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun  dalam praktiknya kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih dalam  pemilu dengan kandidat tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen  multipartai. 

Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan perubahan aturan  pemilihan presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk pertama kalinya sejak  1952, rakyat Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar  berbagai kandidat. Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan  sehingga berbagai tokoh, seperti Aiman Nur, tidak bisa bersaing dalam pemilihan  dan Mubarak pun kembali menang dalam pemilu.

Pada akhir Januari 2011 rakyat Mesir menuntut Presiden yang sekarang berkuasa  Husni Mubarak untuk meletakan jabatannya. Hingga 18 hari aksi demonstrasi  besar-besaran menuntut Presiden Husni Mubarak mundur, akhirnya pada tanggal  11 Februari 2011 Hosni Mubarak resmi mengundurkan diri. Pengunduran diri  Husni Mubarak ini disambut baik oleh rakyatnya, dan disambut baik oleh dunia  Internasional. 

Pada 4 Juli 2013, Panglima Angkatan Bersenjata Mesir Jenderal Abdul Fattah as Sisi mengumumkan adanya revolusi untuk mengamankan Mesir, yang bertujuan  untuk menggulingkan Muhammad Mursi. Mursi sendiri adalah presiden pertama  Mesir yang dipilih secara demokrasi.[14] Pada 3 Juni 2014, Komisi Pemilihan  Mesir mengumumkan, mantan Jenderal Mesir, Abdul Fattah as-Sisi terpilih  menjadi Presiden setelah menang dalam Pemilu Mesir pada Mei 2014. 

Ekonomi Negara Mesir

Ekonomi Mesir sangat tergantung pada pertanian, media, ekspor minyak bumi,  ekspor gas alam, dan pariwisata, terdapat pula lebih dari tiga juta orang Mesir bekerja di luar negeri, terutama di Arab Saudi, Teluk Persia dan Eropa.  Penyelesaian Bendungan tinggi Aswan pada tahun 1970 dan resultan  

Danau Nasser telah menghasilkan tempat yang dihormati sepanjang masa dari  Sungai Nil dalam pertanian dan ekologi negara Mesir. Sebuah populasi yang  berkembang pesat, lahan pertanian terbatas, dan semua ketergantungan pada  Sungai Nil terus membebani sumber daya dan menekankan ekonomi. 

Penduduk Warga Mesir

Mesir mengatakan penduduknya sekarang berjumlah hampir 95 juta orang,  ditambah kira-kira 9,4 juta lagi yang tinggal di luar negeri, menurut data sensus  terbaru.

Data tersebut diumumkan dalam upacara yang ditayangkan televisi hari Sabtu  (30/9) di mana temuan angka sensus terbaru negara itu dibacakan oleh Abu-Bakr  el-Gindy, kepala Biro Statistik Negara. 

Jumlah penduduk Mesir, 94.798.827 bulan April, peningkatan 22 juta orang sejak  tahun 2006, ketika sensus terbaru diadakan. Penduduk negara itu berjumlah 38,3  juta tahun 1986 dan 59,3 juta orang 10 tahun kemudian. 

El-Gindi mengatakan warga Mesir yang berusia antara 15 dan 34 tahun  merupakan 34,8 persen dari jumlah penduduk.Ibukota Mesir, Kairo dan provinsi  kembarnya Giza keduanya mempunyai jumlah penduduk 18,1 juta orang. Mesir adalah negara Arab yang berpenduduk paling besar 

Hubungan Indonesia dan Mesir 

Hubungan Indonesia dengan Mesir adalah hubungan bilateral luar negeri antara  Republik Arab Mesir dan Republik Indonesia. Kedua negara tersebut adalah  negara mayoritas Muslim dengan minoritas non-Muslim yang signifikan. Mesir adalah salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada 1945. Indonesia memiliki sebuah kedutaan besar di Kairo dan Mesir memiliki sebuah  kedutaan besar di Jakarta. Kedua negara tersebut adalah anggota Organisasi  Kerjasama Islam, Gerakan Non-Blok, kelompok G20 negara berkembang dan  kelompok 8 negara berkembang. 

Pada 2013, volume perdagangan antara dua negara tersebut sekitar $1.03 miliar. Ekspor Indonesia ke Mesir meliputi minyak kelapa sawit, kopi, teh, tekstil dan  barang-barang elektronik serta barang-barang lainnya. Pada 2014, tingkat ekspor  Indonesia meningkat 21.71 dengan nilai sebesar $1.34 miliar. Di sisi lainnya,  ekspor Mesir ke Indonesia bernilai sejumlah $94.4 juta pada 2013 dan meliputi  mineral, semen dan buah-buahan serta barang-barang lainnya.

Kesimpulan 

Mesir terletak pada 25ºBT- 36ºBT dan 22ºLU–32ºLU.. Secara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara dengan posisi sebagian negaranya menghadap Laut  Mediterania dan Laut Merah. Negara ini berbatasan di utara dengan Laut  Mediterania, di sebelah barat dengan Libya, di sebelah selatan berbatasan dengan  Sudan, dan di sebelah timur dengan Laut Merah. Luas wilayah mencapai  1.500.000 km². Mesir memiliki Terusan Suez diresmikan pada tahun 1869 dan  dibangun atas prakarsa seorang 

Jumlah penduduk Mesir, 94.798.827 bulan April, peningkatan 22 juta orang sejak  tahun 2006, ketika sensus terbaru diadakan. Penduduk negara itu berjumlah 38,3  juta tahun 1986 dan 59,3 juta orang 10 tahun kemudian.